Bukan Hanya Dirimu yang Harus Anggun, Marahmu juga

Pernahkah kamu bertemu sosok yang tetap berwibawa ketika marah? Bahkan, yang dimarahi seolah tidak sedang dimarahi. Lalu, pernahkah kamu bertanya, bagaimana caranya ia bisa sedemikian anggun ketika marah?


Ternyata untuk mampu marah dengan cara yang anggun itu butuh latihan dan kesadaran. Mario Teguh akan menjelaskan lebih lengkap dalam tulisan berikut ini. Yuk, langsung aja disimak!




Banyak orang yang penghormatan kepada dirinya turun karena ketika marah, ia meliarkan diri
Video Sukse Cara Marah yang Anggun
Orang yang marahnya liar itu karena disemangati oleh kesombongan. Ini adalah pengertian baru. Hanya orang yang sombong, yang bisa marah dengan kasar. Karena, orang yang sombong itu merasa dirinya lebih berkuasa, lebih kuat daripada orang yang dimarahi. Itu sebabnya, ia bisa menumpahkan kemarahannya dengan cara yang tidak hormat.



Orang yang sombong, tidak akan mungkin berani memarahi orang yang lebih besar dan kuat daripada dirinya
Video Sukse Cara Marah yang Anggun
Bukti bahwa orang yang marahnya liar adalah orang yang sombong adalah ketika ia berhadapan dengan orang yang lebih kuat bahkan lebih mampu memberikan hukuman kepadanya, ia tidak akan berani marah dengan liar. Paling-paling kalau marah, hanya mendongkol di dalam hati. Bukti selanjutnya adalah ketika ia memarahi orang dibawahnya, ia merasa mampu melukai tanpa ada pembalasan.



Untuk menghindarinya, ya jangan sombong. Karena orang yang tidak sombong, tidak akan marah dengan cara yang merendahkan orang lain
Video Sukse Cara Marah yang Anggun
Contoh marahnya orang yang tidak sombong; “Mas, saya mengharapkan anda lebih mengerti daripada ini.” Itu adalah kemarahan, tapi terlihat seperti keramahan. Contoh lainnya adalah dengan menyebut nama orang yang dimarahi dengan lengkap; biasanya hanya menyapa dengan “Pak Haikal,” tapi kali ini berubah menjadi “Pak Haikal Ali..” dengan suara yang lebih berat.



Kesalahan banyak orang adalah tidak mengatur perbedaan pada saat ia sangat ramah dengan saat ia marah
Video Sukse Cara Marah yang Anggun
Misalnya, sekarang ketika teman kita bercanda, kita ikut tertawa. Tapi, suatu waktu, ketika dia bercanda kita diam saja. Bahkan bertanya dengan wajah serius; ‘Maksudnya apa?’ wahhh… itu bukan main, mungkin rasanya seperti ditampar tapi tanpa tangan. Tapi, banyak orang tidak tahu cara itu; tidak perlu ribut atau dengan cara berdebat.



Maka, marah yang anggun itu adalah marahnya orang yang menghormati dirinya dan kehormatan orang lain
Video Sukse Cara Marah yang Anggun
Contoh menghormati diri; “Masa sih namaku besar tapi marahku seperti orang kecil? Masa sih orang yang beradab, marahnya seperti tidak tahu adab?” sebuah pertanyaan untuk diri sendiri. Dan, akan lebih malu kalau seandainya ada orang yang mengenal kita dan berkata; “Loh, ini kan Pak Mario? Kok marahnya norak ya Pak?”. Maka, menghormati diri sendiri adalah syaratnya.

Contoh menghormati orang lain; Tanyalah kepada diri kita sendiri, memangnya kita tidak pernah bersalah dulu sehingga pantai memarahi orang lain? Dan, sebagai anak muda, kita pasti mengharapkan untuk dimarahi dengan anggun. Misalnya, orang tua menasehati anaknya; “Mario, katanya kamu mau jadi orang besar, masa begini caramu belajar?” bukannya dengan membanding-bandingkan dengan anak orang lain dan membentak-bentak. Justru karena itu kita akan sakit hati dan ingin membalas. Dan yang paling parah adalah membalas orang tua dengan membodohkan diri; “Biarin aja aku nggak sekolah. Biarin aja aku nggak belajar,” dengan maksud agar orang tuanya terhukum.


Jadi, kesimpulannya…
Video Sukse Cara Marah yang Anggun
Jangan sombong. Hormati dirimu. Hormati orang yang kamu marahi. Upayakan supaya dia tidak kehilangan rasa hormat. Dan, membangun rasa hormatnya setelah kita marahi menjadi orang yang lebih baik.



*Merasa artikel ini bermanfaat?

Jangan lupa LIKE, COMMENT and SHARE! ^_^