Mana yang Lebih Baik, Menjadi Wanita Karir atau Ibu Rumah Tangga?


Siapa sih yang nggak pengen menjadi wanita yang lebih dari sekedar mengurusi sumur, kasur dapur? Apalagi bagi kamu yang udah berpendidikan tinggi. Tentu kamu akan sangat meyangyangkan jika hanya menjadi ibu rumah tangga biasa, bukan? 

Ada anggapan lama bahwa wanita yang hanya menjadi ibu rumah tangga itu adalah wanita yang hidupnya tidak akan berkembang. Eitss, nanti dulu, mungkin kamu akan berkebalikan pendapat setelah membaca nasehat berikut ini. Yuk disimak!


Sesuatu yang baik menurut seorang wanita, menentukan status yang dipilihnya
Success Video Wanita Karir atau Ibu Rumah Tangga
Kalau seorang wanita dibesarkan di keluarga yang mendidiknya untuk mandiri dari laki-laki, dipesankan untuk berhati-hati terhadap laki-laki; jangan mau dikuasai oleh laki-laki, kalau diceraikan harus tetap bisa hidup sendiri. Sehingga, ia tumbuh dewasa menjadi orang yang seolah-olah bersaing dengan laki-laki, nggak apa-apa kalau nggak ada laki-laki.



Cara pandang orang tua terhadap defenisi wanita sukses, menentukan keputusan anaknya
Success Video Wanita Karir atau Ibu Rumah Tangga
Banyak orang tua yang mendidik anaknya bahwa wanita yang sukses itu contohnya yang masuk koran, yang sering tayang di TV, yang berpengaruh terhadap kehidupan banyak orang. Wanita ini akan cenderung memilih karir. Baginya, bahkan tidak menikah pun tidak apa-apa; I married with my job. Sebaliknya, jarang sekali orang tua yang mencontohkan wanita sukses itu yang mengelola rumahnya dengan baik, anak-anak sampai cucunya baik, mengurus keluarga, suaminya baik. Wanita tipe ini akan cenderung memilih menjadi ibu rumah tangga yang baik.



Sebagai anak, tidak ada satu pun yang tidak ingin diurus oleh ibunya
Success Video Wanita Karir atau Ibu Rumah Tangga
Tidak ada orang yang ingin diterbengkalaikan oleh ibunya karena ibunya mengurus yang selain keluarganya. Bahkan, wanita karir pun akan marah kalau ia kembali ke masa kecil dan ditinggalkan ibunya untuk berkarir.



Lalu, mana yang lebih baik? Jawabannya tergantung dari sudut pandang mana
Video Sukses Wanita Karir atau Ibu Rumah Tangga
Kalau dari sudut pandang wanita yang menikmati kemandirian, berkarir adalah pilihannya dan yang terbaik baginya menurutnya. Tapi, bagi seorang laki-laki yang romantis dan tidak suka berpisah dengan istrinya, yang selalu ingin bersama dengan wanitanya, lalu melihatnya mengelola keluarga dengan baik, dia tidak mungkin suka wanita karir. Karena wanita karir bisa pergi dan kembali setelah 4 hari untuk rapat yang mungkin juga adalah laki-laki. Kalau dari sudut pandang wanita yang mencintai keluarganya dan laki-laki yang dinikahinya, ia akan memilih menjadi ibu rumah tangga.



Mengurus keluarga adalah karir yang terpenting. Bahkan lebih penting daripada mengurus Negara
Success Video Wanita Karir atau Ibu Rumah Tangga


Jadi presiden sekalipun, tidak lebih penting daripada mengurus keluarga. Kata seorang suami yang romantis; “Urusilah aku dan anak-anakku.” Wanita yang mengabaikan keluarga demi karirnya biasanya karir keluarganya tidak baik. Sehingga ia menurunkan anak-anak yang membenci wanita karir, suami yang berfikir untuk menikah lagi.



Tapi, bagaimana kalau bisa dijalankan dua-duanya? Berkarir sekaligus menjadi ibu rumah tangga
Success Video Wanita Karir atau Ibu Rumah Tangga
Ya, tidak masalah kalau memang mampu. Tapi usahakan jangan setengah-setengah; full karir atau full mengurus rumah tangga. You win some, you lose some. Kalau kekhawatirannya adalah tentang uang, bantulah pekerjaan suami, jangan telantarkan anak. Justru, kalau kita berfokus kepada keluarga dan suami, rezeki bisa tumbuh di sana.

Hayooo...kamu pilih yang mana? Ternyata mengurus rumah tangga itu adalah pekerjaan termulia bagi seorang wanita. Jangan khawatir, kamu tetap bisa berkarir dari rumah kok! Saat ini kan sudah banyak peluang bagi ibu rumah tangga untuk tetap bisa berkarir tanpa meninggalkan rumah dan mengabaikan keluarga.




*Merasa artikel ini bermanfaat?
Jangan lupa LIKE, COMMENT and SHARE! ^_^