Kalau kita sekedar berbicara tapi tidak setujui akan terasa melelahkan, bukan? Atau yang lebih uselessnya lagi, ketika kita udah ngomong panjang lebar, eh nggak tahunya orang itu nggak ngerti apa yang sedang kita omongkan. Sedih ya!
Yang tertulis di sini adalah nasehat yang super duper kece; bijak dan powerfull. Sekalipun masih muda, kita pun perlu tahu bagaimana caranya mudah didengar dan disetujui dalam setiap perbincangan. Supaya nanti ketika kita benar-benar menjadi orang besar, kita akan faham betapa pentingnya untuk mendengarkan orang lain juga. Bagaimana selengkapnya? Yuk simak!
Yang tertulis di sini adalah nasehat yang super duper kece; bijak dan powerfull. Sekalipun masih muda, kita pun perlu tahu bagaimana caranya mudah didengar dan disetujui dalam setiap perbincangan. Supaya nanti ketika kita benar-benar menjadi orang besar, kita akan faham betapa pentingnya untuk mendengarkan orang lain juga. Bagaimana selengkapnya? Yuk simak!
Kebiasaan kita untuk
berbicara hanya karena kita takut tidak bicara menjadikan kita tidak pantas
didengar
![]() |
| Video Sukses Menjadi Pribadi yang Mudah Didengar dan Disetujui |
Kerendahan nilai dengar seseorang tidak ada hubungannya
dengan tingginya pangkat seseorang. Ada orang berpangkat tinggi tapi nilai
dengarnya rendah sekali sampai ditinggal tidur oleh pendengarnya. Sebaliknya,
ada orang biasa yang nilai dengarnya tinggi sekali. Pakaiannya biasa, penampilannya
tapi nilai dengarnya tinggi sekali, kalau dia berbicara kok seperti ada
dorongan yang mengharuskan kita untuk mendengarnya. Jadi, fokuslah kepada nilai
dengarmu.
Merenunglah,
berfikirlah, bertanyalah kepada diri sendiri; “Apa yang membuatku
didengarkan?” lalu bertanyalah; “Apa yang membuat mereka mendengarku?”
![]() |
| Video Sukses Menjadi Pribadi yang Mudah Didengar dan Disetujui |
Jadi, ketika kita didengarkan, kita harus tahu dulu apa yang
mau didengarkan oleh orang. Sebenarnya kita tidak boleh bersiap-siap bicara
ketika sedang ngobrol dengan orang lain. Karena, sewaktu kita siap-siap bicara,
yang kita bicarakan tidak ada hubungannya dengan ketertarikan orang.
Kemampuan untuk diam
dulu dalam sebuah pergaulan harus diasah
![]() |
| Video Sukses Menjadi Pribadi yang Mudah Didengar dan Disetujui |
Mendengarkan dulu, mengangguk, tersenyum dan menilai kata-kata
yang penting bagi lawan bicara. Misalnya,
ada orang yang selalu mengeluhkan istrinya; stress tentang kebiasaan istrinya
belanja yang tidak sesuai dengan pendapatannya. Padahal, suami yang sukses
menghasilkan banyak uang yang lebih besar dari kemampuan istrinya belanja. Sekarang,
kita tahu bahwa konsennya orang tersebut adalah tentang uang.
Ketertarikan untuk mendengar bukan hanya karena dia butuh, diapun tidak boleh dibuat kehilangan wajah
![]() |
| Video Sukses Menjadi Pribadi yang Mudah Didengar dan Disetujui |
Ketika kita ingin menyarankan sesuatu untuk menambah
penghasilan orang tadi, jangan sampaikan secara langsung (ditujukan kepadanya),
karena dia pasti akan malu karena ketahuan keluhannya.
Yang diinginkan oleh
orang lain lebih penting daripada kemampuan kita berbicara. Maka, penting untuk
tahu bagaimana caranya menyampaikan
![]() |
| Video Sukses Menjadi Pribadi yang Mudah Didengar dan Disetujui |
Setelah kita jelas tentang apa yang diinginkan orang lain,
kita harus menemukan cara yang tepat untuk menyampaikan apa yang kita ketahui. Tapi,
banyak orang yang tidak cahu caranya menyampaikan sehingga tidak menarik,
bahkan kepada orang yang ingin mendengar.
Bagaimana caranya agar kita disetujui? Perhatikanlah respon
orang lain terhadap kita
![]() |
| Video Sukses Menjadi Pribadi yang Mudah Didengar dan Disetujui |
Kalau mau mengukur kedalaman sumur yang gelap, cobalah
lembar batu. Kalau cepat terdengar suara air, berarti sumurnya nggak dalam. Teori
itu ada kebenarannya dalam pembicaraan dengan orang lain. Orang yang cepat mengangguk,
berarti dia mudah menyetujui kita. Tanda-tanda lain bahwa orang itu menyetujui
kita; menghela nafas, mengedipkan mata, kepalanya agak miring seolah leganya
orang yang ingin tidur, menunduk sambil merenung. Orang seperti itu pasti akan
sepakat dan menyetujui itu.
Peliharalah persetujuan kecil sehingga menuntut kepada
persetujuan besar
![]() |
| Video Sukses Menjadi Pribadi yang Mudah Didengar dan Disetujui |
Setelah mengenali apa yang membuat orang mau mendengar, mengetahui
apakah kamu tahu apa yang harus kamu sampaikan dan melatih cara
menyampaikannya, selanjutnya adalah memelihara persetujuan. Kalau kita tidak
memperhatikan persetujuan orang tersebut, berarti kita berbicara yang salah,
membuatnya malah menolak kita.
*Merasa artikel ini bermanfaat?
Jangan lupa LIKE, COMMENT and SHARE! ^_^
*Merasa artikel ini bermanfaat?
Jangan lupa LIKE, COMMENT and SHARE! ^_^




